Makna Ketupat, Makna Lebaran

21 Sep 2009

21 September 2009

Sebelumnya admin mau ucapkan Minal Aidin Wal Faidzin ya bagi semuanya
..maaf kalau admin ada salah sama pembaca..Selamat berlebaran jg bagi yang melaksanakannya ;)

Lebaran gini sering kan kita disajikan ketupat atau makan ketupat..
tp kebanyakan dari kita cuma makan doang tanpa tau maknanya kan..nah postingan ini ditujukan supaya kita tau dikit makna dari ketupat yg sering kita makan ini..

Ketupat atau kupat adalah hidangan khas Asia Tenggara berbahan dasar beras yang dibungkus dengan selongsong terbuat dari anyaman daun kelapa (janur). Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran, ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa.

ketupat

ketupat

Sebagai simbol, secara historis ketupat lahir dari sebuah pergulatan kebudayaan pesisiran. Sumber dari Malay Annal (1912) oleh HJ de Graaf menyebutkan, ketupat merupakan simbol perayaan hari raya Islam pada masa pemerintahan Demak yang dipimpin Raden Fatah pada awal abad ke-15.

Bungkus ketupat dipilih dari janur. Mengapa janur? De Graaf menduga-duga secara antropologis bahwa hal itu berfungsi sebagai identitas budaya pesisiran karena pohon kelapa kebanyakan tumbuh di dataran rendah. Selain itu, warna kuning memberi arti khas untuk membedakan dari warna hijau dari Timur Tengah dan merah dari Asia Timur.

Makna Ketupat
Ketupat sebagai karya budaya dikaitkan dengan suatu hasil dengan beraneka macam bentuk. Sedang ketupat sebagai ungkapan budaya adalah merupakan simbol yang di dalamnya terkandung manka dan pesan tentang kebaikan. Sebagai ungkapan budaya, ketupat antara lain memberikan makna dan pesan:

1. Ketupat terdiri dari beras/nasi yang dibungkus daun kelapa muda dan janur (bahasa Jawa). Beras/nasi adalah simbol nafsu dunia. Sedangkan Janur yang dalam budaya Jawa Jarwa dhosok adalah Jatining nur (sejatinya nur), yaitu hati nurani. Jadi ketupat dimaksudkan sebagai lambang nafsu dan hati nurani, yang artinya agar nafsu dunia dapat ditutupi oleh hati nurani.

2.Ketupat yang dalam bahasa Sunda juga disebut kupat, dimaksudkan agar seseorang jangan suka ngupat, yaitu membicarakan hal-hal buruk pada orang lain karena akan membangkitkan amarah.

3.Ketupat, kupat dalam budaya Jawa sebagai Jarwa dhosok juga berarti ngaku lepat. Dalam hal ini terkandung pesan agar seseorang segera mengakui kesalahannya apabila berbuat salah.

Tindakan ngaku lepat ini telah menjadi kebiasaan atau tradisi pada tanggal satu Syawal, yaitu setelah melaksanakan ibadah puasa dengan menyediakan hidangan ketupat berikut lauk pauknya di rumah-rumah, sehingga disebut dengan ketupat lebaran. Semua ini sebagai simbol pengakuan dosa baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa maupun terhadap sesama manusia.

ketupaat

ketupaat

4.Seiring dengan makna di atas dan erat sekali hubungannya dengan tanggal satu syawal, kupat adalah jarwo dhosok dari laku papat (empat tindakan). Budaya menyediakan hindangan ketupat pada tanggal satu syawal terkandung pesan agar seseorang melakukan tindakan yang empat tersebut, yaitu: lebaran, luberan, leburan dan laburan.
Leburan, seiring dengan pengertian ngaku lepat, yaitu saling mengaku berasal dan saling meminta maaf dalam budaya Jawa pelaksanaan Leburan dalam satu syawal nampak pada ucapan dari seseorang yang lebih rendah status sosialnya kepada seseorang yang lebih tinggi status sosialnya atau dari anak kepada orang tua, yaitu ucapan Mugi segeda lebur ing dinten menika. Maksudnya bahwa semua kesalahan dapat lepas dan dimaafkan pada hari tersebut.

5. Ketupat pada saat tertentu digunakan sebagai pelengkap sesaji dalam upacara daur hidup, yaitu untuk pelengkap sesaji selamatan empat bulan orang mengandung. Adapun jenis ketupat yang digunakan adalah ketupat jago, ketupat sinta, ketupat sido lungguh dan ketupat luwar. Belum ditemukan sumber yang mengungkap makna yang ada di dalamnya dan kiranya perlu dikembangkan penelitian lebih lanjut. Ketupat dapat diketahui sekaligus memberikan gambaran bahwa perlu adanya pengembangan lebih lanjut tentang ketupat, baik sebagai karya budaya yang dapat menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai seni, maupun sebagai ungkapan budaya yang merupakan simbol yang memiliki makna dan pesan baik.

Demikianlah ketupat perlu dimasyarakatkan dalam rangka menambah wawasan khasanah budaya bangsa.
Gimana” jd tahu sedikit tentang ketupat kaan ? Bagi yg belum makan ketupat, saatnya mencari ketupat..mumpung lagi lebaran lhoo hahahah :)

lebih lengkapnya baca di :
http://aligufron.multiply.com/journal/item/165
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/09/19/02342895/budaya.ketupat


TAGS


-

Author

Follow Me